Jumat, 27 Desember 2013

MANAJEMEN PRODUK DAN HARGA PEMASARAN PADA PERUSAHAAN PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK

BAB I
PENDAHULUAN


1.1     Latar Belakang
          Dalam ilmu ekonomi, perusahaan adalah suatu satuan ekonomi  yang bertujuan menyelenggarakan sebagian dari proses produksi masyarakat guna memperoleh laba atau penghasilan. Dalam menjalankan kegiatan usahanya terdapat berbagai persoalan yang sering muncul dalam setiap perusahaan pada umumnya, yakni bagaimana perusahaan dapat memperoleh bahan baku dengan mudah dan dengan biaya yang rendah, bagaimana perusahaan dapat melakukan kegiatan proses produksi, bagaimana peruahaan dapat memasarkan hasil produksi kepada konsumen sehingga perusahaan dapat memperoleh penghasilan tertentu dengan biaya seminimal mungkin. Sebagian besar perusahaan biasanya mengadakan berbagai pertimnbangan-pertimbangan dalam memilih bahan baku, khususnya adalah bagaimana perusahaan dapat memperoleh bahan baku yang berkualitas dengan tanpa mengeluarkan biaya yang tinggi.
          Tentang strategi menghadapi persaingan, Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present, Pre-empting the Future. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth, memanfaatkan competitive advantage melalui scale, scope, span, dan speed. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin.
          Di samping itu, hal lain yang berpengaruh dalam proses produksi adalah keterkaitan waktu kerja. Bagaimana suatu perusahaan dapat memproduksi sesuai dengan permintaan pasar ataupun sesuai target yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Hal lainnya juga harus diperhatikan oleh sebagian besar perusahaan adalah bagaimana perusahaan dapat menghasilkan produk yang berkualitas, sehingga para konsumen dapat tertarik untuk tetap mengkonsumsi tanpa harus berpindah ke produk lain.



1.2     Rumusan Masalah
1.         Bagaiamana pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk jika dilihat dari sisi produk?
2.         Bagaiamana pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk jika dilihat dari sisi Manajemen Produknya?
3.         Bagaiamana bauran pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur jika dilihat dari sisi Manajemen Harganya?
4.         Bagaiamana bauran pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur jika dilihat dari sisi  Kelemahan dan Kekuatan Produk yang dikeluarkan?


1.3     Tujuan
1.         Untuk mengetahui  pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk jika dilihat dari sisi produk?
2.         Untuk mengetahui  perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk jika dilihat dari sisi Manajemen Produknya?
3.         Untuk mengetahui  pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur jika dilihat dari sisi Manajemen Harganya?
4.         Untuk mengetahui  pemasaran perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur jika dilihat dari sisi  Kelemahan dan Kekuatan Produk yang dikeluarkan?













BAB II
PEMBAHASAN


2.1     Pemasaran Perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk
          PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan mie instant dan makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu cabang perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group.

          PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Cabang Bandung didirikan pada bulan Mei 1992 dengan nama PT Karya Pangan Inti Sejati yang merupakan salah satu cabang dari PT Sanmaru Food Manufcturing Company Ltd. yang berpusat di Jakarta dan mulai beroperasi pada bulan Oktober 1992. Pada saat itu jumlah karyawan yang ada sebanyak 200 orang

          Pada tahun 1994, terjadi penggabungan beberapa anak perusahaan yang berada di lingkup Indofood Group, sehingga mengubah namanya menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. yang khusus bergerak dalam bidang pengolahan mie instan. Divisi mie instan merupakan divisi terbesar di Indofood dan pabriknya tersebar di 15 kota, diantaranya Medan, Pekanbaru, Palembang, Tangerang, Lampung, Pontianak, Manado, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Makasar, Cibitung, Jakarta, Bandung dan Jambi, sedangkan cabang tanpa pabrik yaitu Solo, Bali dan Kendari. Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan cukup didistribusikan ke wilayah sekitar kota dimana pabrik berada, sehingga produk dapat diterima oleh konsumen dalam keadaan segar serta membantu program pemerintah melalui pemerataan tenaga kerja lokal.

2.1.1  Manajemen Produk

          Sumber daya yang terlibat dalam proses produksi pembuatan mie instan ini tidak terlalu membutuhkan sumber daya manusia yang terlalu banyak karena pengerjaan produksi dilakukan oleh teknologi mesin sehingga SDM yang dibutuhkan pada proses produksi sebatas pengawas jalannya produksi.

          Karakteristik perusahaan dalam melakukan kegiatan produksi yang dimiliki PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. yakni bersifat mass production, yaitu jenis barang yang diproduksi relatif sedikit tetapi dengan volume produksi yang besar, permintaan produk tetap/stabil demikian juga desain produk jarang sekali berubah bentuk dalam jangka waktu pendek atau menengah.

          PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. divisi noodle merupakan salah satu cabang perusahaan yang dimiliki Salim Group yang memproduksi mie instan. Jenis produk mie instant yang dihasilkan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Produk yang Dihasilkan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk

NO
PRODUK
JUMLAH VARIAN RASA
1
Indomie
8
2
Indomie Special
2
3
Indomie Vegan
2
4
Indomie Regional Flavor
11
5
Indomie Kriuk
3
6
Indomie Jumbo
2
7
Indomie SQN
6
8
Indomie Paket
4
9
Supermie Reguler
4
10
Supermie Sedaaap
3
11
Supermie Go Series
3
12
Sarimi
6
13
Sarimi Extra Besar
6
14
Sakura
6
15
Intermi
1
16
POP Mie
15
17
Mie Telor
2
18
Anak Mas
2
19
POP Bihun Spesial
4


2.1.2  Manajemen Produk
          PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Manajemen produknya yang sangat luas dan keseluruh pelosok tau PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. memiliki orientasi pasar, dimana produksi yang dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan permintaan pasar. Perusahaan selalu berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam kuantitas maupun kualitas produk. Oleh karena itu, perusahaan selalu mengembangkan inovasi guna memenuhi kepuasan pelanggan, khususnya selera konsumen.

Produk yang dihasilkan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. divisi mi instan terdiri dari 2 kelompok besar yaitu :

·    Bag Noodle, yaitu mie instan dalam kemasan bungkus; dan
·    Mie telor, yaitu mi yang dalam proses pembuatannya tidak digoreng melainkan dikeringkan.

          Pengemasan mie adalah proses penyatuan dan pembungkusan mie, bumbu, minyak bumbu dan solid ingredient lainya dengan menggunakan etiket sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
          Tujuan dari proses pengemasan adalah untuk melindungi mie dari kemungkinan-kemungkinan tercemar atau rusak sehingga mie tidak mengalami penurunan mutu ketika sampai kepada konsumen. Setelah dikemas, selanjutnya mie tersebut akan dimasukkan ke dalam karton. Setelah mie dimasukkan ke dalam karton seluruhnya, karton akan direkatkan dan kemudian menuju gudang untuk disalurkan.


2.1.3  Manajemen Harga
          Perkembangan Harga produksi mie instan di Indonesia memperlihatkan suatu peningkatan yang positif, walaupun pada tahun 2006 sempat mengalami suatu penurunan produksi. Secara kuantitas, produksi mie instant dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan tren yang positif. Hal ini menunjukkan suatu prospek yang cukup baik bagi industri mie instan ini pada masa yang akan datang. PT. Indofood Sukses Makmur menjadikan mutu dan kepuasan pelanggan sebagai basis bagi perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh karena itu keinginan dan kebutuhan konsumen harus diperhatikan oleh produsen karena kebutuhan ini akan senantiasa berubah. Perkembangan produk mie instan yang sudah dianggap sebagai makanan cepat saji dan bahkan sebagai makanan pokok, menyebabkan tingkat persaingan pada industri mie instan ini semakin tinggi.

a.  Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan

          Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi Terhadap Penjualan Pada PT. Indofood Sukses Makmur, TBK. Dalam bauran pemasaran dikenal dengan produk, harga, promosi, dan distribusi yang tujuannya untuk meningkatkan penjualan. Promosi adalah kegiatan pemasaran yang sangat penting bagi perusahaan untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen, sedangkan distribusi merupakan proses pendistribusian produk dan jasa yang sesuai dan terorganisir sehingga terjadi keefektifan penjualan.

          Kegiatan promosi harus sejalan dengan rencana pemasaran yang diarahkan dan dikendalikan untuk mengembangkan laju perusahaan. Promosi yang tidak terkendali akan menurunkan tingkat penjualan, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk promosi merupakan pemborosan, sedangkan saluran distribusi dipakai oleh semua perusahaan untuk memproduksi barang dengan kualitas yang baik, namun banyak pula yang gagal memenuhi target pasarnya. Keadaan ini disebabkan oleh kebijakan distribusi yang kurang tepat sehingga barang yang dihasilkan kurang laku dipasar dan menyebabkan banyak konsumen merasa kurang puas. Dengan demikian, saluran distribusi memeliki peranan penting bagi kelangsungan hidup dan tumbuh perusahaan.

b. Promosi

          Promosi merupakan aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan informasi tentang perusahaan dan produknya kepada konsumen sehinggga menciptakan permintaan (Burnett, 2000). Untuk dapat mengkomunikasikan produknya dengan efektif, perusahaan harus menentukan terlebih dahulu pasar sasarannya (target market) dan mengkombinasikan dengan alat promosi seperti periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung dan tenaga penjual sedemian rupa sehingga konsumen dapat mengenal produk perusahaan dan tertarik untuk membeli produk tersebut (Payne, 2000).
                Salah satu produk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. yang melakukan promosi besar-besaran dan berhasil terkenal luas hingga mancanegara adalah Indomie. Rasanya yang enak merupakan salah satu daya tarik utama mengapa produk ini dapat dikenal luas. Indomie memiliki tagline yang sangat sederhana namun sangat pas dan ringan untuk didengar dan diingat oleh masyarakat yaitu, “Indomie seleraku” sedangkan nama atau merk indomie menjadi salah satu keberhasilan dari memilih nama produk sehingga produk tersebut banyak dikenal khususnya oleh masyarakat Indonesia. Nama yang singkat, sederhana namun unik, mudah diingat, menjadi beberapa faktor dari keberhasilan tersebut. Masyarakat Indonesia sendiri beranggapan bahwa nama atau merk indomie berasal dari kepanjangan Indonesia-mie sehingga menimbulkan asumsi bahwa indomie membawa jati diri bangsa.

          Salah satu promosi indomie yang cukup unik adalah dengan mengajak konsumen untuk bercerita seputar pengalamannya bersama indomie. Cara ini juga tergolong cukup sukses dilihat dari antusiasme masyarakat dalam mengirim cerita-ceritanya tersebut dan dimuat dalam media elektronik yaitu iklan televisi.

Mengapa indomie dapat terkenal hingga mancanegara?

          Indomie secara tidak langsung terpromosikan karena sering menjadi salah satu bantuan makanan untuk korban bencana alam baik di dalam negeri maupun di luar nengeri. Banyak warga negara Indonesia di negara lain yang sering membawa produk ini ke negara mereka tinggal sebagai salah satu makanan instant favorit. Indomie kini bukan hanya dapat dijumpai di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat, Australia, berbagai negara di Asia, Afrika bahkan Eropa.

c.         Saluran Distribusi

             Setiap perusahaan barang dan jasa tidak akan lepas dari masalah penyaluran barang yang dihasilkan atau barang yang akan dijual ke konsumen. Para produsen berhak menentukan kebijakan distribusi yang akan dipilih dan disesuaikan dengan jenis barang serta luasnya armada penjualan yang akan digunakan. Jika perusahaan berada dalam persaingan yang semakin tajam, perusahaan harus segera mengadakan penelitian terhadap pasarnya.

          Penelitian tersebut untuk mengetahui kebutuhan serta selera konsumen dan jika mungkin menstimulir permintaan serta menciptakan langganan (Kotler, 2006). Ada beberapa alternatif yang mungkin dipilih penjual dalam mendistribusikan produknya kepada konsumen, yaitu :

(1) manufaktur → konsumen,
(2) manufaktur → pedagang eceran → konsumen,
(3) manufaktur → pedagang besar → pedagang eceran → konsumen dan
(4) manufaktur → agen → pedagang besar → pedagang eceran →konsumen
2.1.4  Kekuatan dan Kelemahan Produk yang dikeluarkan

KEKUATAN
1.  Keahlian dalam cita rasa Indonesia
2.  Produksi rendah biaya
3.  Jangkauan distribusi luas
4.  Kecepatan dalam menjangkau konsumen
5.  Brand yang sudah terkenal

KELEMAHAN
1.  Terlalu banyak Brand yang dikeluarkan
2.  Terlalu banyak inovasi rasa yang dibuat oleh Indofood
3.  Permintaan pasar yang belum terpenuhi

PELUANG
1.  Melakukan ekspansi ke luar negeri
2.  Melakukan join dengan perusahaan yang memiliki produk yang sejenis
3.  Melakukan diversifikasi terhadap produk lain

ANCAMAN
1.  Ketatnya persaingan yang dilakukan pesaing dalam hal iklan maupun inovasi
2.  Tidak fokus terhadap satu jenis produk









BAB III
PENUTUP



3.1     Kesimpulan

          Setiap tahun PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengalami penurunan dan kenaikan pada biaya produksi, biaya distribusi dan penjualan terlihat dalam grafik yang tertera pada makalah. Harus mewaspadai pesaing-pesaing dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
          kegiatan pemasaran memegang peranan sangat penting dalam menjual produknya kepada masyarakat dengan cara :

1.  Penjualan langsung, yaitu dilakukan dengan menggunakan armada penjualan sendiri yang beroprsi di DKI Jakarta, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi,
2.  Penjualan tidak langsung, meliputi wilayah pemasaran di seluruh Indonesia. Dilakukan lewat distributor lalu pengecer dan grosir baru ke konsumen akhir, dan
3.  Lewat promosi, melalui media cetak maupun elektronik.


3.2     Saran

          PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Indomie harus meningkatkan kewaspadaan kepada produksi mie lain dengan melakukan promosi yang sangat agresif,  harus melakukan gebrakan yang sangat luar biasa, harganya di bawah dari produk lain, ditambah keunggulan-keunggulan lain, menentukan kualitas produk, memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen yang heterogen, sehingga dapat mengetahui dengan jelas kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut sesuai dengan karakteristik dari masing-masing atau tidak. Melakukan riset pemasaran yang dilakukan terhadap konsumen, sehingga dapat diketahui kebutuhan dan keinginan konsumen akan suatu produk mie.

DAFTAR PUSTAKA


Daromi, S, Sri Hardjanti Santosa. ( 1992 ).  Kebijakan  Bauran  Pemasaran. Cetakan
Ketiga. Yogyakarta. BPFE UII.

Kotler,  Philip    dan    Gary   Amstrong. ( 1986 ). Manajemen Pemasaran Analisa,  Perencanaan dan Pengendalian. Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Philip Koter dan Gery Armstrong. Dasar – Dasar Pemasaran. Edisi Bahasa          Indonesia. Jakarta : Prehalindo.

http://dikapratiwirh.blogspot.com/
http://ervinkurnia88.wordpress.com/2013/09/25/ruang-lingkup-manajemen-produksi-pt-indofood-sukses-makmur-tbk/













Tugas Kelompok IV

 


MANAJEMEN PRODUK DAN HARGA  PEMASARAN PADA PERUSAHAAN  PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK


Diajukan Sebagai  Mata Kuliah  Manajemen  Produk dan Harga
Yang diasuh oleh Isnaini, SE








DI SUSUN OLEH:

FARIDAH                     : 10106111175
ISKANDAR                  : 10106111246
RAHMAWATI               : 10106111191
T. YUSRI SYAHPUTRA           : 10106111186
SUWARDI                    : 10106111170



YAYASAN PEMBANGUNAN UNIVERSITAS JABAL GHAFUR FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN
TAHUN 2013




KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT dengan rahmat dan karunianya penulis telah dapat menyelesaikan Makalah tugas akhir yang berjudul MANAJEMEN PRODUK DAN HARGA  PEMASARAN PADA PERUSAHAAN  PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBKdiajukan untuk memenuhi tugas-tugas mata Kuliah Bahasa Indonesia.
Selawat beriring salam penulis kirimkan kepada junjungan Alam Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat beliau sekalian.
Dalam penyelesaian penulisan Makalah ini, penulis mendapat bimbingan, arahan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebesarnya.
Segala usaha telah dilakukan untuk menyempurnakan Makalah ini. Namun penulis menyadari bahwa dalam Makalah  ini mungkin masih ditemukan kekurangan dan kekhilafan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat dijadikan masukan guna perbaikan di masa yang akan datang.


Meureudu,       Desember  2013
Penulis




i
 


DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR..................................................................................        i
DAFTAR ISI..............................................................................................        ii
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................        1
1.1  Latar Belakang........................................................................        1
1.2  Rumusan Masalah...................................................................        2
1.3  Tujuan....................................................................................        2

BAB II PEMBAHASAN..............................................................................        3
2.1    Pemasaran Perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur,  
Tbk.........................................................................................        3
2.1.1  Manajemen Produk...................................................        3
2.1.2  Manajemen Produk...................................................        5
2.1.3  Manajemen Harga.....................................................        6
2.1.4  Kekuatan dan Kelemahan Produk yang dikeluarkan.....        9

BAB III PENUTUP.....................................................................................        10
3.1  Kesimpulan.............................................................................        10
3.2  Saran......................................................................................        10



ii
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................        11
RINGKASAN TENTANG INTERNET


Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.


Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Sabtu, 14 Desember 2013

TEKNOLOGI JARINGAN TELEKOMUNIKASI

TEKNOLOGI JARINGAN TELEKOMUNIKASI



BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang Masalah

          Teknologi yang digunankan pada system komunikasi bergerak pada pertama kalinya. Sistem generasi pertama semuanya menggunakan eknologi analog yang pada umumnya lebih dikenal orang dengan AMPS atau TACS. Perlu dicatat bahwa pada teknologi system analog ini juga digunakan digital signaling. Kata-kata analog dalam hal ini lebih menuju pada metode yang digunakan untuk mengirimkan informasi dalam jaringan telekomunikasi mobile tersebut. Basic service yang ditawarkan pada technology generasi pertama ini masih berkisar pada suara.
          Teknologi komunikasi mobile generasi kedua (2G) berkembang dan meluas penggunaannya pada era tahun 90-an, di mana system digital mulai booming dan digunakan di berbagai aspek teknologi menggantikan system analog. Teknologi 2G merupakan teknologi teleponi mobile yang menggunakan system digital, bukan lagi sistem analog seperti 1G. Bukan hanya booming di era 90-an, teknologi generasi kedua ini masih tetap bertahan sampai sekarang penggunaannya, meskipun tidak booming seperti dulu lagi.
          Teknologi komunikasi mobile yang dipadukan dengan teknologi digital tentu akan menambah banyak fasilitas, fitur, dan kemudahan bagi para penggunanya. Dengan teknologi digital, dampak yang paling dominan dari pembaruan ini adalah kapasitas yang lebih besar pada sebuah perangkat radio karena teknologi kompresi suara mulai bisa diterapkan disini.Selain itu, jaringan dengan konsep ”Intelligent Network” dapat diterapkan di sini. Maksud dari jaringan Intelligent Network adalah jaringan yang dapat lebih diprediksi, lebih sulit untuk dimanipulasi dan dicurangi, dan lebih kebal terhadap gangguan. Tidak hanya itu saja, banyak servis baru yang dapat ditambahkan pada komunikasi mobile ini.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Teknologi Jaringan Telekomunikasi

          Jaringan Teknologi Komunikasi adalah serangkaian interkoneksi antara teknologi yang saling berhubungan satu dan lainnya. Perkembangan teknologi kian pesat. Dalam setiap hal yang dilakukan oleh tiap orang, akan sangat berhubungan dengan yang namanya teknologi. Perkembangan teknologi yang signifikan menjadikan perubahan yang mulai merambah dalam tiap hal yang dijajaki dan diperdalami oleh teknologi. Perkembangan komputer, sistem data, dalam perangkat keras dan perangkat lunak, hingga ke perkembangan komunikasi. Dengan perkembangan demikian membuat manusia kembali beradaptasi dan menyesuaikan seiring dengan perkembangan tersebut.

          Teknologi pun mewabah ke jaringan informasi yang ada, sehingga menjadikan perkembangan komunikasi yang mengalami perubahan dalam pemanfaatan teknologi. Tanpa disadari perkembangan jaringan yang ada semakin maju dan dirasakan mengalami perkembangan yang pesat. Dalam perkembangan teknologi Indonesia, perkembangan teknologi dalam jaringan kian pesat dan sudah mulai terkenal hingga melekat di hati pengguna. Semakin banyak yang harus dipahami, semakin banyak yang harus diketahui dan banyak yang mengalami perubahan.

          Perkembangan teknologi dalam jaringan sudah dijajaki oleh para produsen ternama, bahkan sudah mengembangkan hingga memiliki jaringan tersendiri. Dengan hal seperti ini, membuat persaingan di dunia komunikasi dan teknologi semakin menarik. Tidak hanya itu, jaringan yang ada bahkan sudah bayak diakses dan mulai dikenal orang banyak tanpa dengan adanya publikasi.


2.2       Perkembangan Teknologi Jaringan Telekomunikasi
            Sejak ditemukan telephone oleh Graham Bell, telekomunikasi telah berkembang  pesat, bahkan bisa jadi tercepat di antara sistem lain. Terutama setelah ditemukan transistor, Integrated Circuit (IC), sistem  prosesor, dan sistem penyimpanan.

          Telekomunikasi adalah penggunaan media elektronik atau cahaya untuk memindahkan data atau informasi dari satu lokasi ke satu atau beberapa lokasi lain yang berbeda Perubahan dalam industri telekomunikasi bersamaan terjadinya dengan perubahan dalam teknologi komunikasi Bentuk lain yang bisa diimplementasikan dengan adanya jaringan informasi superhighway adalah bentuk jaringan informasi bisnis baik itu sistem informasi manajemen atau sistem informasi akuntansi untuk perusahaan berskala nasional maupun internasional.

2.3     Komponen Komponen dan Funsi dari Sistem Telekomunikasi

http://dessoiii.files.wordpress.com/2010/07/1.jpg
          Komunikasi yang terjadi di antara kedua alat di atas, dibentuk oleh komponen-komponen yang membentuk suatu sistem yaitu sistem komunikasi data. Secara garis besar, terdapat lima jenis komponen yang saling berinteraksi membentuk sistem komunikasi data tersebut yaitu: message, sender, receiver, medium, dan protocol.

2.3.1  Jenis jenis Signal
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDPJSRDyZJHvamOJCPhl4_9OuEiJ9n-SZDWjMh4CCZRpd3PzSX2rv0WpMFTDNPJdulfQSsFMSI2zMlCgy8bxp8D40Nv-bosiRPN1wbYyJrH8NxL7lX46Ab5gsWWHBwa8t0KcaGN8m4MzQ/s320/analog+signal.gif
Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.

2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas. Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan  

3. Modem adalah alat yang digunakan  untuk merubah sinyal  digital ke analog dan sebaliknya.

2.3.2  Jenis Jenis Saluran Komunikasi
          Kabel Tembaga berisi sepasang kabel yang terbuat dari tembaga. Kabel ini relatif lambat dalam mengirimkan data. Tapi harga kabel ini relatif murah sekali. Kabel koaksial adalah kabel yang biasa digunakan sebagai kabel Telepon Kabel serat optik berisi ribuan serat optik yang tebalnya kurang lebih sebesar rambut manusia Wireless Transmisi data tanpa kabel mengirim sinyal data melalui udara. Penggunaannya saat ini misalnya pager, telepon cellular, satelit komunikasi, pemancar gelombang mikro, dan remote control untuk televisi.

2.3.3    Karakteristik Saluran Komunikasi

Kecepatan pengiriman - Jumlah total data atau informasi yang dapat  dikirimkan melalui saluran komunikasi diukur dengan bits per detik (BPS) Mode pengiriman - Ada dua macam mode pengiriman sinyal yaitu Asynchronous, transmision Arah pengiriman data - Ada tiga arah pengiriman data, simplex, half duplex, dan full duplex.

2.3.4  Pemroses Telekomunikasi
          Front-end-Processor adalah komputer kecil yang digunakan untuk mengelola komunikasi dan diletakan pada komputer utama Concentrator adalah komputer untuk telekomunikasi yang dapat diprogram untuk mengumpulkan pesan dari berbagai terminal untuk sementara dan pada waktunya yang ekonomis dikirimkanMultiplexer adalah alat yang memungkinkan satu saluran komunikasi membawa pengiriman data dari berbagai sumber secara terus menerus Software telekomunikasi khusus digunakan untuk mengontrol dan menjalankan aktivitas jaringan telekomunikasi

http://3.bp.blogspot.com/-DxzmgCdpLqM/TdKloVJEXEI/AAAAAAAAAEE/VAjKq5ztOhI/s1600/topologi-jaringan.jpg2.4     Topologi Jaringan Telekomunikasi







          Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing masing topologi berdasarkan karakteristiknya masing topologi berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini adalah jenis atau Macam - macam Topologi dari jaringan tersebut
·  Topologi bus
·   Topologi Ring
2.4.1 Bus Network
          Bus Network - Jaringan komputer ini memiliki konfigurasi yang berbentuk garis. Dalam jaringan ini tidak ada induk komputer yang mengontrol jaringan komputer secara keseluruhan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEghbAdcyw2rZoJn0MgiEWbcJ7Ermrb1tasJo7qvvqbeOaTgHHSkAw4n6CyxaYQPtnlJei1nVR-XB2wmAPguwFX2i2WQXn1I-U8dnM4SHzXp-4cS8N3Oc7nuc0VoZX0OCNgITVC0rDsXQ/s1600/2.++Topologi+Bus.png






2.4.2 Ring Network
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQJUnSW5UOgTaksP2gwlFKYlDagqbLgVAZCk8m-UzEs-LhtJ5F3h_6az_VGlMRMQ5IEnnP0oo8fT5m-1vfGML714se7Jr3Y5pS7bDPq_o7bsbTcksg3sz2-rBBJ84n0ec5TinmTMzEBtU/s1600/3.++Topologi+Ring.png          Ring Network sama halnya dengan bus network, jaringan ini tidak terpusat pada induk komputer. Sehingga kalao salah satu komputer tidak berfungsi akan menganggu komputer yang lain.





2.4.3    Hibrid Network
          Hibrid Network - Konfigurasi jaringan komputer ini merupakan gabungan dari berbagai konfigurasi

2.5       Jaringan Berdasarkan Geografi
http://kartikoedhi.files.wordpress.com/2010/02/479a3979d66a4wide_area_network.png?w=300&h=211
          Wide Area Network , jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah Negara bahkan benua.WAN terdiri dari mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.Misalnya jaringan yang menghubungkan ATM.
          Local Area Network , merupakan jaringan komputer milik pribadi yang menckup area dalam satu ruangan, sebuah gedung atau kampus. Jangkauan dari  jaringan komputer  Local Area Network(LAN)  berkisar 10 Km dan media transmisi pada jaringan komputer ini berupa kabel. Namun ada juga yang tidak menggunakan kabel dan disebut dengan wireless LAN (LAN tanpa kabel). LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik untuk  memakai bersama suberdaya (resource, missal printer) dan saling bertukar data.
2.6       Penggunaan teknologi Telekomunikasi untuk Memenangkan Persaingan.

                Telekomunikasi telah menolong persoalan yang disebabkan oleh masalah geografi dan waktu sehingga memungkinkan organisasi untuk mempercepat produksi dan pengambilan keputusan tentang produk baru misalnya atau masuk ke pasar baru serta menciptakan hubungan baru dengan pelanggan dan suplier.
.

























BAB III
PENUTUP

3.1       Kesimpulan 

Dari paparan diatas dapat diambil kesimpulan :

1.      Seiring dengan perkembangan lingkungan bisnis yang rumit dan lingkungan yang dinamis tuntutan terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi adalah sudah menjadi kebutuhan perusahaan untuk memperoleh kemudahan-kemudahan
2.      Sistem informasi manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh, terkoordinasi secara rasional dan mentransformasikan data menjadi informasi dengan berbagai cara sehingga dapat meningkatkan produktifitas.
3.      Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab tidak berhasilnya membangun sistem teknologi informasi dan komunikasi, antara lain
4.      Kurangnya koordinasi antar lini atau bagian;
5.      Kurangnya perencanaan atau strategik plan teknologi informasi yang memadai;
6.      Masih terbatasnya SDM yang handal dalam teknologi informasi;
7.      Kurangnya partisipasi seluruh staf dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat
8.      Penerapan system informasi dan komunikasi bertujuan agar dapat mudah dalam melakukan proses dari input, analisa data menghasilkan informasi yang diinginkan untuk pengambilan keputusan. Dengan demikian perusahaan akan semakin dapat bersaing karena pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat dibandingkan oleh pesaing.

3.2  Saran

1.      Perlu kerja keras, hasrat atau kemauan untuk mempelajari dan menguasai teknologi informasi terutama bagi karyawan yang gagap teknologi.

2.      Teknologi Informasi dan komunikasi agar dalam penerapannya dengan menggunakan konsep teknologi tepat guna dan user friendly atau mudah dalampengoperasiannya.






SUMBER DATA


http://cireks.blogspot.com/
http://ilmukebidanandankehamilan.blogspot.com
http://id.wikipedia.org





































TEKNOLOGI JARINGAN TELEKOMUNIKASI

DI
S
U
S
U
N
OLEH:
KELOMPOK VI


FARIDAH                              : 10106111175
NURALIATUN JANNAH     : 10106111187
T. SOFYAN                           : 10106111195
           
                    
http://www.unigha.ac.id/upload/logo.jpg








FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN
UNIVERSITAS JABAL GHAFUR
2012-2013

 


KATA PENGANTAR
BISM-2
 



        Puji syukur kehadirat Allah SWT dengan rahmat dan karunianya penulis telah dapat menyelesaikan makalah ini  yang berjudul Teknologi Jaringan Telekomunikasi” Selawat beriring salam penulis kirimkan kepada junjungan Alam Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat beliau sekalian.
Dalam penyelesaian penulisa makalah  ini, penulis mendapat bimbingan, arahan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebesarnya.
Segala usaha telah dilakukan untuk menyempurnakan makalah  ini. Namun penulis menyadari bahwa dalam makalah   ini mungkin masih ditemukan kekurangan dan kekhilafan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat dijadikan masukan guna perbaikan di masa yang akan datang.

Meureudu,  18   Oktober   2012
Penulis



Kelompok VI


i
 
 


DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB  I  PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakang Masalah................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Teknologi Jaringan Telekomunikasi.................................................................. 2
2.2  Perkembangan teknologi Jaringan Komputer Telekomunikasi......................... 3
2.3  Komponen Dan Fungsi Sistem Telekomunikasi............................................... 3
       2.3.1 Komponen Sistem Telekomunikasi......................................................... 4
       2.3.2 Jenis-jenis Sinyal................................................................... .................. 4
       2.3.3 Jenis-jenis Saluran Komunikasi............................................ .................. 4
       2.3.4 Pemroses Telekomunikasi..................................................... .................. 5
2.4  Topology jaringan Telekomunikasi................................................................... 5
2.5  Jaringan Berdasarkan Geografi........................................................................ 7
2.6  Penggunaan Teknologi Telekomunikasi Untuk Memenangkan
        Persaingan........................................................................................................ 8

BAB III    PENUTUP
3.1  KESIMPULAN............................................................................................... 9
3.2 Saran.................................................................................................................. 9

ii
 
DAFTAR PUSTAKA

Flickr Gallery