Jumat, 26 Desember 2014

MAKALAH STRATEGI PEMBELAJARAN MANDIRI

BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang
          Proses belajar sering melibatkan ketrampilan dan perilaku baru bagi peserta didik. Apabila belajar bukan sekedar suatu proses pengumpulan informasi baru maka peserta didik harus melibatkan diri secara total dalam proses belajar tersebut. Belajar bukanlah sekedar menerima informasi dari orang lain tentang apa yang ingin diketahuinya. Belajar yang sesungguhnya memerlukan motivasi yang tinggi dan suasana yang mendukung proses belajar. Untuk itu peserta didik memerlukan classroom of life di mana di dalamnya terdapat semangat self-directed learning atau pembelajaran  mandiri (PM).
          Belajar mandiri bukan berarti hanya belajar sendiri tetapi dapat dilakukan secara berkelompok, seperti dalam kelompok tutorial. Belajar mandiri adalah salah satu cara meningkatkan kemauan dan keterampilan pembelajar dalam proses belajar tanpa bantuan orang lain dan tidak tergantung pada pengajar, pembimbing, teman, atau orang lain. Tugas pengajar hanya sebagai fasilitator atau yang memberikan kemudahan atau bantuan kepada pembelajar. Bantuan itu sifatnya terbatas seperti dalam merumuskan tujuan belajar, memilih materi pembelajaran, menentukan media pembelajaran, serta memecahkan masalah yang dihadapi pembelajar. Bantuan belajar adalah segala bentuk kegiatan pendukung yang dilaksanakan dalam pembelajaran jarak jauh untuk membantu kelancaran proses pembelajaran,yang berupa pelayanan akademik dan administrasi akademik, maupun pribadi.
          Menurut Stewart, Keagen dan Holmberg (Juhari,1990) belajar mandiri pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh pandangan bahwa setiap individu berhak mendapat kesempatan yang sama dalam pendidikan. Proses pembelajaran hendaknya diupayakan agar dapat memberikan kebebasan dan kemandirian kepada pembelajar dalam proses belajarnya. Pembelajar bebas secara mandiri untuk menentukan atau memilih materi pembelajaran yang akan dipelajari dan bagaimana cara mempelajarinya. Jika dalam pembelajar konvensional lebih banyak berkomunikasi dengan manusia yaitu pengajar atau pembelajar lainnya. Sedangkan dalam pembelajaran jarak jauh lebih banyak berkomunikasi secara intrapersonal berupa informasi atau materi pembelajaran dalam bentuk elektronik, cetak maupun non cetak, seperti komputer/internet dengan surat elektronik (e-mail), atau melalui media telepon, faksimile, jasa layanan pos, siaran radio, ataupun siaran televisi.




BAB II
PEMBAHASAN


A.           Definisi Pembelajaran Mandiri
          Pembelajaran mandiri adalah suatu proses belajar yang mengajak siswa melakukan tindakan mandiri yang melibatkan terkadang satu orang, biasanya satu kelompok. Tindakan mandiri ini dirancang untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kehidupan sehari-hari secara sedemikian rupa untuk mencapai tujuan yang bermakna.

B.            Strategi Pembelajaran Mandiri
          Strategi pembelajaran mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membangun inisiatif individu, kemandirian, peningkatan diri. Belajar mandiri juga bisa dilakukan dengan teman atau sebagai bagian dari kelompok kecil. Perubahan paradigma dalam proses pembelajaran yang tadinya berpusat pada pengajar menjadi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student Centered Learning) diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Dalam proses SCL, maka mahasiswa memperoleh kesempatan dan fasilitas untuk belajar secara mandiri , dan pada akhirnya dapat meningkatkan mutu kualitas mahasiswa.
         
C.    Ciri-ciri  Pembelajaran Mandiri
Beberapa Ciri pembelajaran mandiri yaitu :
Ciri SAVI
Dave Meier menyajikan suatu sistem lengkap untuk melibatkan kelima indera dan emosi dalam proses belajar yang dikenal dengan model SAVI, yaitu :
Somatis è belajar dengan bergerak dan berbuat
Auditori è belajar dengan berbicara dan mendengar
Visual è belajar dengan mengamati dan menggambarkan
Intelektual è belajar dengan memecahkan masalah dan menerangkan.

Ciri  MASTER
Rose dan Nicholl memperkenalkan satu model belajar yang dikenalkan dengan M-A-S-T-E-R, yaitu :
Mind è mendapatkan keadaan pikiran yang benar
Acquire è memperoleh informasi yang terdiri dari gagasan inti
Search Out è mencari makna melalui pembimbing mereka
Trigger è memicu memori
Exhibit è memamerkan apa yang diketahui
Reflect è merefleksikan cara belajar

D.       Konsep pembelajaran mandiri
          Sesuai dengan konsep belajar mandiri, bahwa seorang siswa diharapkan dapat :
o   Menyadari bahwa hubungan antara pengajar dengan dirinya tetap ada, namun hubungan tersebut diwakili oleh bahan ajar atau media belajar.
o   Mengetahui konsep belajar mandiri
o   Mengetahui kapan ia harus minta tolong, kapan ia membutuhkan bantuan atau dukungan.
o   Mengetahui kepada siapa dan dari mana ia dapat atau harus memperoleh bantuan/dukungan.
Bagian terpenting dari konsep belajar mandiri adalah bahwa setiap siswa harus mampu mengidentifikasi sumber-sumber informasi, karena identifikasi sumber informasi ini sangat dibutuhkan untuk memperlancar kegiatan belajar seorang siswa pada saat siswa tersebut membutuhkan bantuan atau dukungan.



E.     Penerapan/implementasi
1.      Mengambil Tindakan
Siswa yang menghimpun, menyentuh, dan mengumpulkan pengetahuan memiliki otak yang berbeda dibandingkan dengan siswa yang hanya menonton, mendengar dan menyerap informas
2.      Mengajukan pertanyaan
Untuk menjadi mandiri, harus bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan menarik dan tajam yang dapat menyempurnakan keyakinan dan menjelaskan kejadian.
3.      Membuat Pilihan
Siswa memilih untuk berpartisipasi dalam rencana kerja yang paling sesuai dengan minat pribadi dan bakat mereka. Serta gaya belajar yang paling tepat bagi mereka sambil mencari keterkaitan antara tugas sekolah dengan kehidupan keseharian mereka.
4.      Membangun Kesadaran Diri
Kesadaran-diri ini meliputi pengetahuan tentang keterbatasan dan kekuatan kita, mengetahui bagaimana pandangan orang lain kepada kita serta pengendalian emosi.
5.      Kerja Sama
Dengan bekerja sama, membantu siswa untuk menemukan bahwa ternyata cara pandang mereka hanyalah satu diantara cara pandang yang lain dan bahwa cara mereka melakukan sesuatu hanyalah satu kemungkinan dari berbagai kemungkinan lain. Melalui kerja sama, dan bukannya persaingan atau kompetisi, siswa menyerap kebijaksanaan orang lain.

F.            Kelebihan dan Kelemahan
Kelebihan dari pembelajaran ini adalah :
                 membentuk peserta didik yang mandiri dan bertanggung jawab
                 mahasiswa mendapatkan kepuasan belajar melalui tugas-tugas yang diselesaikan
                 mahasiswa mendapatkan pengalaman dan keterampilan dalam hal penelusuran literatur, penelitian, analisis dan pemecahan masalah, jika dalam menyelesaikan tugas-tugasnya mahasiswa berkelompok menjadi semakin bertambah, karena melalui kelompok tesebut mahasiswa akan belajar tentang kerja sama, kepemimpinan dan pengambilan keputusan.
                 mencapai tujuan akhir dan pendidikan yaitu mahasiswa dapat menjadi guru bagi dirinya sendiri.
Kelemahannya adalah :
-              bila diterapkan kepada peserta didik yang belum dewasa, ia belum bisa belajar secara mandiri (masih memerlukan bimbingan).
-              Apa yang didapat dalam pembelajaran mandiri masih belum tentu benar,  maka perlu melakukan pertanyaan atau diskusi.

















BAB III
PENUTUP


A.           Kesimpulan
          Pembelajaran mandiri memberikan siswa kesempatan yang luar biasa untuk mempertajam kesadaran mereka akan lingkungan mereka.
Pembelajaran mandiri memungkinkan siswa untuk membuat pilihan-pilihan positif tentang bagaimana mereka akan mengatasi kegelisahan dan kekacauan dalam kehidupan sehari-hari.
          Pola ini memungkinkan siswa bertindak berdasakan inisiatif mereka sendiri untuk membentuk lingkungan
Strategi pembelajaran mandiri
Belajar mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri. Fokusnya adalah pada perencanaan belajar mandiri oleh peserta didik dengan bantuan guru. Belajar mandiri juga bisa dilakukan dengan teman atau sebagai bagian dari kelompok kecil.
Kelebihan dari pembelajaran ini adalah membentuk peserta didik yang mandiri dan bertanggunggjawab. Sedangkan kekurangannya adalah peserta MI belum dewasa, sehingga sulit menggunakan pembelajaran mandiri.




DAFTAR PUSTAKA


Purnama,Indah.Pengembangan Materi Pembelajaran Mandiri;2013 (diakses tanggal 2 desember 2013) diunduh dari URL :http://www.scribd.com/doc/128057417/Pengembangan-Materi-Pembelajaran-Mandiri

Fairuzel.Konsep Student Centered Learning (online);2010 (diakses 2 desember 2013 ) diunduh dari URL : http://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/08/28/pendidikan-konsep-scl-student-centered-learning/
Santoso,Urip. Metode Pembelajaran Student Centered Learning (online);2011 (diakses 3 desember 2013) diunduh dari URL : http ://uripsantoso.wordpress.com/2011/06/03/metode-pembelajaran-dalam-student-centered-learning-scl/

Muljono P. penyusunan dan pengembangan instrument penelitian (online); 2002 (diakses tanggal 20 maret ) diunduh dari URL : http://repository.ipb.ac.id/bitstream/ha ndle/123456789/34011/KPMpjm-makalah2-penyusunan....pdf


5 komentar:

  1. belajar mandiri memang asik dan jauh lebih baik dibandingkan belajar kelompok yang notabennya pasti lebih fokus bermain ketimbang belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. BETUL ITU BELAJAR MANDIRI ITU JUGA KITA LEBIH FOKUS DAN LEBIH NYMAN UNTUK BELAJAR

      Hapus
  2. belajar mandiri memang asik dan jauh lebih baik dibandingkan belajar kelompok yang notabennya pasti lebih fokus bermain ketimbang belajar

    BalasHapus
  3. belajar mandiri memang asik dan jauh lebih baik dibandingkan belajar kelompok yang notabennya pasti lebih fokus bermain ketimbang belajar

    BalasHapus
  4. belajar mandiri memang asik dan jauh lebih baik dibandingkan belajar kelompok yang notabennya pasti lebih fokus bermain ketimbang belajar

    BalasHapus

Flickr Gallery