Senin, 14 April 2014

TUGAS TENTANG PRILAKU KEORGANISASIAN

NAMA        : INTAN PURNAMASARI
NPM            : 12106111002
MAKUL     : PERILAKU KEORGANISASIAN


SOAL :

1.      Karakteristik biografis manakah yang paling baik untuk dipakai meramalkan produktivitas, tingkat kemangkiran, dan tingkat keluar masuk pegawai ?

2.      Jelaskan perbedaan kemampuan intelektual dengan kemampuan fisik terssebut, harap disertai dengan contoh-contoh yang praktis !

3.      Rumuskanlah lima ciri kepribadian yang terbukti paling ampuh dalam menjelaskan prilaku individu dalam organisasi !

4.      Mengapa sekarang ini organisasi begitu peduli dengan upaya pembelajaran ?

5.      Bagaimanakah pemahaman terhadap persepsi itu membantu para manajer menilai prilaku individu secara lebih baik ?

6.      Sebutkanlah serta beri uraian tentang sumber-sumber sikap serta tipikal sikap tersebut ?

7.      Mengapa pemimpin organisasi perlu menaruh perhatian terhadap kepuasaan kerja tersebut ?

8.      Sebutkan serta beri uraian singkat faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasaan kerja ?

9.      Mengapa stress tersebut perlu di pahami ?

10.  Sebutkan dan beri uraian ringkas cara-cara mengatasi stress baik secara individual maupun secara organisasional ?




JAWABAN

1.    Untuk meramalkan produktivitas dan tingkat keluar masuknya pegawai dipakai  karakteristik biografis umur.Sedangkan untuk tingkat kemangkiran dipakai karakteristik biografis jenis pelamin.
2.    Perbedaannya, kalau kemampuan intelektual yaitu kemampuan yang diperlukan untuk melakukan atau menjalankan kegiatan mental.Contohnya: seseorang yang memiliki kecerdasan sains.Sedangkan kemampuan fisik yaitu kemampuan untuk melakukan tugas-tugas yang menuntut daya stamina, kecekatan, dan keterampilan.Contohnya: orang yang mempunyai keahlian seni, kerajinan tangan, jago dalam bidang olah raga,dll.
3.    -     Wawasan ekstra; supel, dapat bersosialisasi, tegas
-          Ramah : bersifat baik, percaya, ramah, kerjasama, berhati lembut.
-          Teliti; dapat diandalkan, bertanggungjawab, berorientasi prestasi, menonjol.
-          Stabilitas emosional: rileks, aman, tidak khawatir.
-          Keterbukaan pada pengalaman: cerdas, imajinatif, ingin tahu, berpikiran luas.
4.    Karena pembelajaran merupakan proses perubahan yang relative konstan dalam tingkah laku yang terjadi karena pengalaman atau pelatihan.Selain itu pembelajaran juga sangat di butuhkan, misalnya bisa saja kita belajar dari seseorang yang sudah berpengalaman, serta belajar dari seseorang yang memang ahli di bidang-bidang tertentu.
5.    Pemahamannya adalah perilaku manusia seringkali dibutuhkan oleh persepsinya terhadap sesuatu realita, bukan realitas sendiri.Dan juga pesepsi orang berbeda satu sama lain terhadap objek yang sama. Maka dari itu manajer perlu melakukan proses persepsi, karena persepsi merupakan proses memberi perhatian, menyeleksi, mengorganisasikan kemudian menafsirkan stimulasi lingkungan.Sehingga mudah bagi manajer  mendapatkan individu-individu berperilaku baik.
6.    – Orang tua
Biasanya sikap baik yang dimiliki orang tua juga akan tercermin pada diri seorang anak. Karena seorang anak tidak pernah putus hubungannya dengan orang tua.

-          Guru   
Begitu pun guru,seorang guru sudah pasti memberi arahan yang benar dan bijak. Sehingga seseorang mampu bersikap baik dan tahu hal-hal yang baik.
-          Anggota kelompok rekan kerja
Teman yang baik biasanya pasti akan membawa kita bersikap baik. Jadi kita harus pandai-pandai memilih mana rekan kerja yang memang layak untuk kerja sama.
7.    Karena kepuasan kerja memiliki mata rantai dengan sumber daya manusia organisasi, produktivitas, dan keberlangsungan hidup organisasiitu sendiri.
8.    – Kompensasi
Seorang karyawan pasti merasa dihargai jika diberi kompensasi terhadap dirinya, serta ada keadilan dari segi gaji seseorang.
-          Promosi
Merupakan saat-saat yang ditunggu-tunggu oleh seorang karyawan. Karena dengan adanya promosi motivasi kerja karyawan terus meningkat serta mau berkerja dengan perilaku yang baik
-          Keamanan
Keamanan bagi karyawan memang harus diutamakan, supaya para karyawan merasa tenang dan aman saat melakukan pekerjaannya.
9.    Karena setiap orang tidak pernah steril dari hal yang namanya stress. Dan juga setiap orang memerlukan energi yang lebih banyak untuk menggapai sukses demi sukses. Sekaligus stress juga sangat berhubungan erat dengan produktivitas.
10.    Secara individu :
-   Meningkatkan keimanan, seseorang harus menghindari hal-hal yang memperlemah iman dan selalu senantiasa mendekati perkara yang memperkuat keimanan.
-   Meditasi, relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang  menarik, membebani, maupun mencemaskan.
-  Relaksasi, seseorang berada dalam kondisi istirahat pada aspek fisik dan mental manusia, sementara aspek spirit tetap aktif bekerja serta posisi tubuh tetap seimbang.
-  Minta dukungan sosial kepada teman dan keluarga, dukungan social dari orang-orang terdekat terutama keluarga, teman memang harus di sertakan bagi seseorang yang ingin mengatasi rasa stress supaya seseoarang tersebut lebih bersemangat dalam bekerja.
Secara organisasi :
-            Perbaikan iklim organisasi, perlu dilakukan untuk mendapatkan lingkungan kerja yang kondusif,sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis diantara seluruh anggota organisasi.
-          Menyediakan sarana olah raga, dalam lingkungan organisasi sarana olah raga memang harus disediakan agar karyawan saat ingin berolah raga tidak harus pergi ke tempat-tempat tertentu.Apalagi dengan olah raga sangat membantu karyawan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatannya.
-          Restrukturisasi tugas,perubahan tugas juga salah satu hal yang bisa menghilangkan rasa jenuh yang dialami karyawan, oleh karena itu restrukturisasi tugas perlu dilakukan.

                                     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Flickr Gallery